Mekanisme Penerapan Denda Keterlambatan Pembayaran Dalam Akad Murabahah Pada Koperasi Simpan Pinjam Dan Pembiayaan Syariah Baitul Maal Wa Tamwil Nusa Ummat Sejahtera Cabang Tanjungsari

Authors

  • Nurhana Safira Putri Wahyudi Universitas Koperasi Indonesia
  • Nanang Sobarna Universitas Koperasi Indonesia

Keywords:

Denda, Murabahah, Koperasi Syariah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme penerapan denda keterlambatan dalam akad murabahah pada Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah Baitul Maal wa Tamwil Nusa Ummat Sejahtera cabang Tanjungsari (KSPPS BMT NU Sejahtera cabang Tanjungsari). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Untuk memperoleh data yang diperlukan menggunakan teknik data primer yaitu wawancara. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa mekanisme penerapan denda keterlambatan dalam akad murabahah pada KSPPS BMT NU Sejahtera cabang Tanjungsari tidak diberlakukan kepada seluruh anggota yang telat melakukan pembayaran angsuran, apabila anggota mengalami force majeure maka anggota tidak akan dikenakan denda. Dana denda akan dialokasikan pada Dinas Sosial sebagai bentuk bantuan sosial di wilayah Jawa Tegah dan Jawa Timur. Mekanisme penerapan denda keterlambatan pada KSPPS BMT NU Sejahtera cabang Tanjungsari sudah tepat akrena sesuai dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional NO:17/DSN-MUI/IX/2000 fatwa tentang sanksi atas nasabah mampu yang menunda-nunda pembayaran.

References

Ascarya. (2008). AKAD & PRODUK BANK SYARIAH. PT RAJAGRAFINDOPERSADA.

Fadli. (2008). PENERAPAN DENDA MURABAHAH MENURUT FATWA DEWANSYARIAH NASIONAL DSN/MUI (STUDI DI PT. BANK MUAMALAT INDONESIACABANG PADANGSIDIMPUAN) Fadli.

Hakim, A. (2020). Koperasi Dalam Perspektif Syariah Antara Harapan DanTntangannya Di Indonesia. In Bunga Rampai 2020 20 Pemikiran Koperasi Dalam Menghadapi Industrial Era 4.0 and Society 5.0 (Issue 022, pp. 214–215). IKOPIN.Hanifuddin, I. (2019). Denda Dan Ganti Rugi Perspektif Fiqh Ekonomi.

Istiqomah, M. L., Journal, R., & Istiqomah, M. L. (2021). Penerapan Fatwa DSN MUINO : 04 / DSN-MUI / IV / 2000 Tentang Pembiayaan Murabahah Di Lingkungan Perbankan Syariah Perspektif Maqashid Syariah Jaseer Auda Magister Hukum Islam Fakultas Syariah dan Hukum Pendahuluan Murabahah adalah salah satu skim fiqh ya. 2(3), 242–254.

Iwan Rudi Saktiawan. (2023). Webinar KNEKS-IAEI: Peluang & Tantangan RUU Perkoperasian bagi Koperasi Syariah. Komite Nasional Ekonomi Dan Keuangan Syariah. https://kneks.go.id/berita/565/webinar-kneks-iaei-peluang-tantangan-ruuperkoperasian-bagi-koperasi-syariah?category=1

Kalsum, U., & Saputra, E. R. (2016). PENYERTAAN AKAD WAKALAH PADA PEMBIAYAAN MURABAHAH (Studi Di BNI Syariah Cabang Kendari). Li

Falah: Jurnal Studi Ekonomi Dan Bisnis Islam, 1(1), 1. https://doi.org/10.31332/lifalah.v1i1.471

Kharismaputra, A. P. (n.d.). Praktik riba dalam denda keterlambatan pembayaran.

Nanang Sobarna. (2021). Peluang Dan Tantangan Koperasi Syariah Di Indonesia. In Book Chapter. Institut Manajemen Koperasi Indonesia.

Nur S., B., Prayogo P., H., & Hendro, W. (2019). MANAJEMEN KOPERASI SYARIAH TEORI DAN PRAKTEK. PT RAJAGRAFINDO PERSADA.

Setyawan, D. B., & Fauzia, Y. (2020). Koperasi syariah di Indonesia : perspektif maqashid syariah (Monalisa (ed.)). Rajawali Pers.

Sobarna, N., & Prasetyo, K. A. (n.d.). MEKANISME PEMBIAYAAN MURABAHAH DI KOPERASI AL-AMANAH MASJID BESAR TANJUNGSARI. 750–755.

Sofian. (2018). Koperasi Syariah Sebagai Solusi Keuangan Masyarakat: Antara Religiusitas, Trend, Dan Kemudahan Layanan. Polban.Ac.Id, 3.

Syariah, D. P., & Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Laporan Perkembangan Keuangan Syariah Indonesia 2022.

Viva Budy Kusnandar. (2021). Sebanyak 86,88% Penduduk Indonesia Beragama Islam. Bisnis Indonesia Resources Center.

Downloads

Published

2023-07-22

How to Cite

Wahyudi, N. S. P., & Sobarna, N. (2023). Mekanisme Penerapan Denda Keterlambatan Pembayaran Dalam Akad Murabahah Pada Koperasi Simpan Pinjam Dan Pembiayaan Syariah Baitul Maal Wa Tamwil Nusa Ummat Sejahtera Cabang Tanjungsari. Eco-Iqtishodi: Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Keuangan Syariah, 5(1), 79–92. Retrieved from http://ojs.ikopin.ac.id/ecoiqtishodi/article/view/295