Efektivitas Akad Tunggal dan Multi Akad; Tantangan dan Peluang Inovasi Produk pada Pegadaian Syariah di Indonesia
Keywords:
akad tunggal, multi akad, Pegadaian Syariah, keuangan Syariah, inovasi produkAbstract
Penelitian ini mengkaji dinamika penerapan akad tunggal dan multi akad pada Pegadaian Syariah di Indonesia, khususnya dalam menyediakan solusi pembiayaan berbasis syariah yang inovatif dan sesuai dengan prinsip Islam. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi keunggulan, tantangan, serta dampak implementasi kedua jenis akad tersebut terhadap inovasi produk keuangan syariah. Akad tunggal, seperti rahn dan ijarah, menonjol karena kesederhanaan, efisiensi, dan kepatuhannya terhadap syariah. Namun, kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks mendorong penggunaan multi akad, seperti pada produk Arrum Haji yang menggabungkan akad rahn dan ijarah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa multi akad menawarkan fleksibilitas dan peluang untuk menciptakan produk keuangan yang lebih adaptif, tetapi juga menghadapi tantangan dalam menjaga kejelasan struktur akad, menghindari gharar, dan meningkatkan literasi masyarakat. Dukungan regulasi, seperti fatwa
DSN-MUI, memberikan landasan hukum yang kuat untuk mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pengawasan syariah dan edukasi publik guna mengoptimalkan multi akad sebagai instrumen strategis untuk memperluas inklusi keuangan syariah dan memperkuat daya saing Pegadaian Syariah di tengah dinamika ekonomi modern.
References
Adam, Panji, Redi Hadiyanto, and Alma hanifa Candra Yulia. “Kritik Dan Syarah Hadis Multi Akad Serta Relevansinya Terhadap Pengembangan Produk Lembaga Keuangan Syariah Dalam Fatwa DSN-MUI.” Jurnal Iqtisaduna 6, no. 2 (2020): 104–120.
Aryanti, Yosi. “Multi Akad (Al-Uqud Al-Murakkabah) Di Perbankan Syariah Perspektif Fiqh Muamalah.” JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) 15, no. 2 (2017): 177.
Astrina, institut agama islam parepare. “Multi Akad (Al-Uqud Al-Murakkabah) Dan Aplikasinya Dalam Bank Syariah Perspektif Fiqh Muamalah.” Multi Akad (Al-Uqud AlMurakkabah) Dan Aplikasinya Dalam Bank Syariah Perspektif Fiqhi Muamalah Oleh (2022): 65.
Asyiqin, Istianah Zainal, and Fe Fikran Alfurqon. “Musyarakah Mutanaqisah: Strengthening Islamic Financing in Indonesia and Addressing Murabahah Vulnerabilities.” Jurnal Media Hukum 31, no. 1 (2024): 1–18.
Hasnita, Nevi. Konsep Multiakad (Hybrid Contract) Dalam Kajian Fikih Muamalah Kotemporer. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. Vol. 3, 2018.
https://medium.com/@arifwicaksanaa/pengertian-use-case-a7e576e1b6bf.
Kholijah, Siti. “Akad Murakkab Dalam Produk Keuangan Syariah.” Jurnal BAABU AL-ILMI: Ekonomi dan Perbankan Syariah 5, no. 1 (2020): 104.
Mase, Ambo, Rahman. Fiqh Ekonomi Dan Keuangan Syariah; Antara Realitas Dan Kontekstual. Trust Media Publishing: Yogyakarta, 2025.
Muhammad Maksum. “Model-Model Kontrak Dalam Produk Keuangan Syariah.” Al-’adalah Vol XII, no. 1 (2014): 50. https://doi.org/10.24042/adalah.v12i1.174.
Musfa, Mita, Anwar Hindi, and Andi Sudarmin. “Analisa Penerapan Multi Akad Pada Produk Pembiayaan Dalam Perspektif Diqih Muamalah.” Journal Peqguruang: Conference Series 4 (2022).
Musyarrofah Musyarrofah. “Konsep Hybrid Contract Dalam Fatwa Dewan Syari’ah Nasional MUI Perspektif Fikih.” Istidlal: Jurnal Ekonomi dan Hukum Islam 7, no. 1 (2023): 14–24.
Pratiwi, Atika, Tuti Anggraini, and Nusantri Yanti. “Analisis Efektivitas Produk Rahn Tasjily Tanah Dalam Kemudahan Permodalan Dan Peningkatan Perekonomian Nasabah Pada PT Pegadaian Syariah Cabang Setia Budi Medan.” MES Management Journal 2, no. 2 (2022):
153–165.
Primadhany, Erry Fitrya. “Analisis Konsep Shafqataini Fi Shafqatin Pada Hybrid Contract Akad Ijarah Muntahiya Bit Tamlik (Imbt).” Journal Evidence Of Law 2, no. 2 (2023): 47–62.
Rachman, Abdul. Dasar Hukum Kontrak (Akad) Dan Implementasinya Pada Perbankan Syariah Di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam. Vol. 8, 2022.
Roficoh, Luluk Wahyu, and Mohammad Ghozali. “Aplikasi Akad Rahn Pada Pegadaian Syariah.” Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah 3, no. 2 (2018).
Sukamto, and Siti Musfiqoh. “Kontrak Hibrida Dalam Lembaga Keuangan Syariah : Analisis Model Multi Kontrak.” Li Falah-Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam 9, no. 1 (2024): 122–133.
Syawie, Afifah. “Studi Komparatif Hukum Positif Dan Hukum Islam Terhadap Hybrid Contract Pada Bank Syariah.” Al-Mazaahib: Jurnal Perbandingan Hukum 10, no. 1 (2022): 57–78.
Tarantang, Jefry, Maulidia Astuti, Annisa Awwaliyah, and Meidinah Munawaroh. Regulasi Dan Implementasi Pegadaian Syariah Di Indonesia. Journal of Chemical Information and Modeling, 2019.
Trimulato, Trimulato. “Perkembangan Industri Keuangan Non-Bank Syariah Dan Inovasi Service Excellent Di Tengah Pandemi Covid-19.” JIOSE: Journal of Indonesian Sharia Economics 1, no. 1 (2022): 21–40.
Tyastati, Musaelia Eka Ilmih, Andi Aina. “Pelaksanaan Program Pembiayaan Arrum Haji Di Pegadaian Syariah.” Konstelasi Ilmiah Mahasiswa Unissula (KIMU) (2022): 15.
Visser, Hans. Islamic Finance: Principles and Practice. Choice Reviews Online. Vol. 48, 2010.
Wahbah Az-Zuhaili. “Fiqih Islam Wa Adillatuhu 4.” Jakarta : Gema Insani dan Darul Fikr (2011): 414.
Wahyuni, Idri. “Implementasi Fatwa Majelis Ulama Indonesia / No. III Th. 2002 Tentang Akad Rahn Dan Akad Ijarah Di Pegadaian Syariah.” Journal of Comprehensive Islamic Studies 1, no. 2 (2022): 199–220.
Wakidah, Anisa. “Lembaga Keuangan Non Bank Jenis, Prinsip, Kegiatan Usaha & Produksi.”
Tirto.Id, 2021. https://tirto.id/lembaga-keuangan-non-bank-jenis-prinsip-kegiatan-usahaproduksi-gljq.
Yuliana, and Zulfia Siskawati. “Hybrid Contract in Islamic Financial and Economic Products.” Finest Vol.4, no. 2 (2020): 35–46. http://www.journal.staihubbulwathan.id/index.php/finest/index.
Yuliani, Marifah. “Interpretasi Hadits Nabi Larangan Dua Akad Dalam Satu Transaksi.” AlAhkam Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum 5, no. 2 (2021).
Yusri, Ahmand Zaki dan Diyan. Kaidah Fiqhiyah Dalam Ekonomi Dan Bisnis Islam. Jurnal Ilmu Pendidikan. Vol. 7, 2020.




