Penguatan Tata Kelola dan Literasi Perkoperasian Melalui Program Praktik Lapang Pada Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Cisempur, Kabupaten Sumedang
DOI:
https://doi.org/10.32670/ecd.v7i2.308Keywords:
Koperasi Desa Merah Putih, Praktik Lapang, Tata Kelola, Literasi KoperasiAbstract
Praktik Lapang yang dilaksanakan di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat bertujuan untuk memperoleh pemahaman mengenai implementasi program Koperasi Desa Merah Putih serta mendukung penguatan tata kelola koperasi sebagai penggerak ekonomi desa. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pengembangan usaha koperasi, rendahnya literasi masyarakat terhadap program koperasi, serta keterbatasan sumber daya yang dimiliki koperasi. Metode yang digunakan meliputi pembekalan, observasi, praktik langsung, penyuluhan, pendampingan, analisis dokumen, dan evaluasi. Hasil Praktik Lapang menunjukkan bahwa KDMP Cisempur telah memiliki legalitas, struktur organisasi, dan unit usaha simpan pinjam sebagai dasar operasional koperasi. Namun, koperasi masih menghadapi kendala berupa keterbatasan modal, sarana pendukung, koordinasi antarbidang, serta rendahnya literasi masyarakat terhadap program koperasi. Selain itu, kondisi keuangan koperasi masih berada pada tahap awal pengembangan sehingga belum menghasilkan Sisa Hasil Usaha (SHU) yang positif. Secara keseluruhan, kegiatan Praktik Lapang memberikan pemahaman mengenai kondisi riil pengelolaan koperasi serta menghasilkan rekomendasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, memperkuat tata kelola organisasi, dan mendukung pengembangan usaha koperasi secara berkelanjutan.
Kata Kunci: Koperasi Desa Merah Putih, praktik lapang, tata kelola, literasi
The Field Practice conducted at Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Cisempur, Jatinangor District, Sumedang Regency, West Java, aimed to understand the implementation of the Koperasi Desa Merah Putih program and to support the strengthening of cooperative governance as a driver of the village economy. This activity was motivated by the limited development of cooperative business activities, the low level of public literacy of cooperative programs, and the limited resources available to the cooperative. The methods employed included preparatory training, observation, direct practice, extension activities, mentoring, document analysis, and evaluation. The results of the Field Practice indicate that KDMP Cisempur has established legal status, an organizational structure, and a savings and loan unit as the operational foundation of the cooperative. However, the cooperative continues to face several challenges, including limited capital, inadequate supporting facilities, weak interdepartmental coordination, and low public understanding of cooperative programs. In addition, the cooperative’s financial condition remains at an early stage of development and has not yet generated a positive surplus of operating results (Sisa Hasil Usaha/SHU). Overall, the Field Practice provided an understanding of the actual conditions of cooperative management and produced recommendations to increase community participation, strengthen organizational governance, and support the sustainable development of cooperative business activities.
Keywords: Koperasi Desa Merah Putih, field practice, governance, literacy
References
Farida, Syahrul,M., S., Aulia M., Nisa’ul, J., Resi, E., Prihadi & B., Edi. 2023. Peningkatan Pemahaman Kelembagaan Dan Implementasi Jati Diri Pada Koperasi Jasa Tirta Prima. Prosiding Pekan Seminar Nasional Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat 3 – 6 April 2023 Dilaksanakan Hybrid “Sinergi Perguruan Tinggi Dan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta Dalam Meningkatkan Adaptibilitas Koperasi”. Universitas Koperasi Indonesia, pp. 1-10.
Farida, Mawarni, P. I., Zalin, G. A., Azzahra, H. A., Putra, A. K. S., & Gustriana, F. D. 2024. Membangun Profesionalisme Pengurus Koperasi Melalui Digitalisasi Untuk Meningkatkan Pelayanan Kepada Anggota di Primer Koperasi Produsen Tempe Tahu (Primkopti) Sleman. E-Coops-Day, 5(2), 287–294.
https://doi.org/10.32670/ecoopsday.v5i2.4697
Menteri Koperasi Republik Indonesia. 2025. Petunjuk Pelaksanaan Menteri Koperasi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Jakarta: Kementerian Koperasi Republik Indonesia.
Pemerintah Republik Indonesia. 1992. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. Pemerintah Republik Indonesia.
Pemerintah Republik Indonesia. 2025. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
Purnamawati, A., & Astuti, R. 2026. Strategi Komunikasi Pemasaran Unit Susu Koperasi Pemasaran Mitra Jaya Mandiri Kepada Konsumen Akhir Dalam Meningkatkan Penjualan Susu Sapi Perah. J-Coop : Journal of Co-Operative, 2(1), 53–64. https://doi.org/10.32670/jc.v2i1.49
Republik Indonesia. 2025. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Risnawati, N. 2025. Penyuluhan Koperasi: Peran Mahasiswa dalam Meningkatkan Kesadaran dan Partisipasi Masyarakat dalam Gerakan Ekonomi Berbasis Koperasi. E-Coops-Day, 6(1), 141–150. https://doi.org/10.32670/ecoopsday.v6i1.5182
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Farida Farida

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




