Model Pendampingan Penyusunan Proposal Pembiayaan LPDB pada KDMP Margamulya Kec. Pasirjambu Kab. Bandung Jawa Barat

Authors

  • Agus Nugraha Universitas Koperasi Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32670/ecd.v7i2.362

Keywords:

Business Proposal Canvas, Business Proposal Readiness Index, Koperasi Desa Merah Putih, LPDB, Pendampingan Koperasi

Abstract

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) merupakan program strategis pemerintah untuk memperkuat perekonomian desa melalui pengembangan koperasi yang produktif, profesional, dan berkelanjutan. Namun, sebagian besar KDMP masih menghadapi keterbatasan dalam menyusun proposal usaha yang memenuhi persyaratan pembiayaan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), sehingga potensi usaha desa belum dapat dikembangkan secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan Business Proposal Canvas (BPC-KDMP) sebagai model pendampingan penyusunan proposal pembiayaan yang sistematis dan sesuai dengan kebutuhan LPDB. Mitra kegiatan adalah Koperasi Desa Merah Putih Margamulya, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tujuh tahapan, yaitu assessment, business potential mapping, penyusunan Business Proposal Canvas, penyusunan proposal, review, business pitching, dan finalisasi proposal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa BPC-KDMP mampu membantu pengurus mengidentifikasi potensi usaha, menyusun analisis bisnis dan kelayakan finansial, serta menghasilkan proposal pembiayaan yang lebih sistematis dan sesuai dengan persyaratan LPDB. Selain menghasilkan proposal pembiayaan, kegiatan ini juga mengembangkan Business Proposal Readiness Index (BPRI) sebagai instrumen untuk mengukur tingkat kesiapan proposal. Kedua inovasi tersebut berpotensi menjadi model pendampingan yang dapat direplikasi pada Koperasi Desa Merah Putih di berbagai daerah.

References

Blank, S. (2013). The Startup Owner's Manual. K&S Ranch.

Brigham, E. F., & Ehrhardt, M. C. (2019). Financial Management: Theory and Practice (15th ed.). Cengage Learning.

Cornforth, C. (2014). Understanding and Combating Mission Drift in Social Enterprises. Social Enterprise Journal, 10(1), 3–20.

Hisrich, R. D., Peters, M. P., & Shepherd, D. A. (2020). Entrepreneurship (11th ed.). McGraw-Hill.

International Cooperative Alliance (ICA). (2020). Cooperative Identity, Values & Principles.

Kaplan, R. S., & Norton, D. P. (1996). The Balanced Scorecard. Harvard Business School Press.

Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2014). The Action Research Planner. Springer.

Kirkpatrick, J. D., & Kirkpatrick, W. K. (2016). Kirkpatrick's Four Levels of Training Evaluation. ATD Press.

Kementerian Koperasi Republik Indonesia. (2025). Pedoman Pembentukan dan Pengembangan Koperasi Desa Merah Putih.

Lembaga Pengelola Dana Bergulir KUMKM. (2024). Pedoman Pembiayaan LPDB bagi Koperasi.

Morgan, P. (2006). The Concept of Capacity. European Centre for Development Policy Management.

Nardo, M., Saisana, M., Saltelli, A., Tarantola, S., Hoffman, A., & Giovannini, E. (2008). Handbook on Constructing Composite Indicators. OECD.

OECD. (2008). Handbook on Constructing Composite Indicators: Methodology and User Guide. OECD Publishing.

Osterwalder, A., & Pigneur, Y. (2010). Business Model Generation. Wiley.

Reason, P., & Bradbury, H. (2008). The SAGE Handbook of Action Research. Sage Publications.

Scarborough, N. M., & Cornwall, J. R. (2019). Essentials of Entrepreneurship and Small Business Management (9th ed.). Pearson.

UNDP. (2009). Capacity Development: A UNDP Primer.

Weiner, B. J. (2009). A Theory of Organizational Readiness for Change. Implementation Science, 4(67).

ISO. (2018). ISO 31000:2018 Risk Management – Guidelines.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.

Downloads

Published

2026-08-10