Analisis Kinerja Manajemen Keuangan Koperasi dalam Mengoptimalkan Sisa Hasil Usaha (Studi Kasus Koperasi Dharma Nirmala Mandiri Tahun 2020–2024)

Authors

  • I Gede Kahar Suputra Universitas Koperasi Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32670/jc.v2i1.63

Keywords:

cooperative financial management, financial performance, profitability, operational efficiency, member's dividend (SHU)

Abstract

Despite continuous asset growth, many cooperatives experience stagnation in Sisa Hasil Usaha (SHU), indicating inefficiencies in financial management. This study aims to analyze the performance of cooperative financial management in optimizing SHU by examining profitability and operational efficiency at Koperasi Dharma Nirmala Mandiri during the 2020–2024 period. The research employs a descriptive quantitative approach using secondary data from financial statements, analyzed through profitability ratios (Return on Assets and Net Profit Margin), operational efficiency ratios, and trend analysis. The results show that total assets increased by approximately 18% over the study period, while SHU remained relatively stagnant at around Rp60 million per year. Profitability indicators reveal consistently low performance, with Return on Assets declining from 0.31% to 0.26% and Net Profit Margin decreasing from 0.88% to 0.74%. In addition, operational efficiency was weak, as operating costs absorbed nearly 98% of total operating revenues. The study concludes that the cooperative’s financial management performance has not been optimal in converting asset growth into sustainable SHU and recommends strengthening operational efficiency, improving asset productivity, and enhancing financial control to support long-term cooperative sustainability.

References

Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2019). Fundamentals of financial management (15th ed.). Cengage Learning.

Horne, J. C. V., & Wachowicz, J. M. (2017). Principles of financial management (13th ed.). Pearson Education.

Ikatan Akuntan Indonesia. (2019). Standar akuntansi keuangan entitas tanpa akuntabilitas publik (SAK ETAP). Ikatan Akuntan Indonesia.

Ikatan Akuntan Indonesia. (2021). Standar akuntansi keuangan entitas privat (SAK EP). Ikatan Akuntan Indonesia.

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2016 tentang penilaian kesehatan koperasi simpan pinjam dan unit simpan pinjam koperasi. Jakarta.

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia. (2024). Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2024 tentang kebijakan akuntansi koperasi. Jakarta.

Munawir, S. (2016). Analisis laporan keuangan (4th ed.). Liberty.

Pratomo, T. A., Santoso, R., & Wijaya, F. (2021). Penerapan standar akuntansi keuangan entitas tanpa akuntabilitas publik pada koperasi aktif di Jawa Barat. Jurnal Coopetition, 5(3), 78–89.

Rahayu, D. (2024). Analisis kesiapan koperasi simpan pinjam dalam mengadopsi standar akuntansi keuangan entitas privat. Jurnal Akuntansi dan Manajemen, 11(1), 101–115.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sutrisno. (2018). Manajemen keuangan: Teori, konsep, dan aplikasi. Ekonisia.

Weston, J. F., & Brigham, E. F. (2014). Dasar-dasar manajemen keuangan (Alih bahasa). Erlangga.

Published

2026-02-02

How to Cite

Suputra, I. G. K. (2026). Analisis Kinerja Manajemen Keuangan Koperasi dalam Mengoptimalkan Sisa Hasil Usaha (Studi Kasus Koperasi Dharma Nirmala Mandiri Tahun 2020–2024). J-Coop : Journal of Co-Operative, 2(1), 151–158. https://doi.org/10.32670/jc.v2i1.63