Pelatihan Ekosistem Koperasi Sebagai Strategi Penguatan Ekonomi Rakyat
Keywords:
koperasi, ekosistem koperasi, kolaborasi multipihakAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya literasi manajerial, lemahnya jejaring usaha, serta keterbatasan adopsi digital pada sebagian koperasi di Indonesia. Di tengah tantangan globalisasi dan ekonomi digital, koperasi tidak dapat lagi berdiri sendiri, melainkan perlu membangun ekosistem usaha yang saling terhubung dengan berbagai pemangku kepentingan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan kapasitas pengurus serta pengawas koperasi dalam membangun ekosistem koperasi yang berkelanjutan melalui kegiatan pelatihan. Kegiatan dilaksanakan pada 29 Oktober 2025 di Pusdiklat Koperasi & UKM DKI Jakarta dengan melibatkan 120 peserta yang terdiri atas pengurus dan pengawas pengelola koperasi. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan awal, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep ekosistem koperasi, meningkatnya kesadaran akan pentingnya kolaborasi multipihak dan digitalisasi, serta tersusunnya rancangan awal rencana tindak lanjut penguatan jejaring usaha koperasi. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap kesiapan koperasi peserta dalam membangun kemitraan dan meningkatkan daya saing usaha. Ke depan, diperlukan pendampingan berkelanjutan dan penguatan dukungan kebijakan agar ekosistem koperasi dapat berkembang secara optimal.
References
Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2022). Roadmap Transformasi Koperasi.
Moore, J. F. (1993). Predators and prey: A new ecology of competition. Harvard Business Review, 71(3), 75–86.
OECD. (2019). Digitalization and Productivity: A Story of Complementarities. Paris: OECD Publishing.
Porter, M. E. (1985). Competitive Advantage: Creating and Sustaining Superior Performance. New York: Free Press.
Porter, M. E. (1985). Competitive Advantage: Creating and Sustaining Superior Performance. New York: Free Press.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.
World Bank. (2020). Cooperatives and Inclusive Growth. Washington, DC: World Bank.




