Implementasi Manajemen Koperasi Bagi Pengurus Koperasi Baru di Kota Cilegon
Keywords:
Pengurus Koperasi, Jatidiri Koperasi, Pasar Kaptif Koperasi, Manajemen Usaha, Canvas Bisnis ModelAbstract
Koperasi adalah badan usaha yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Sebagai sebuah entitas bisnis, koperasi dituntut untuk dapat memenuhi kebutuhan anggota sekaligus memberikan manfaat bagi anggotanya, baik manfaat ekonomi maupun manfaat sosial. Pendiri koperasi yang hampir dapat dipastikan akan menjadi Pengurus/Pengawas/Anggota koperasi, harus memahami perbedaan yang mendasar antara usaha yang dijalankan oleh koperasi dengan usaha yang dijalankan oleh perusahaan bukan koperasi. Dampak yang muncul karena kekurangpahaman Pengurus terhadap makna dan konsekuensi dari perusahaan koperasi adalah bahwa perusahaan koperasi bersaing ketat dengan perusahaan bukan koperasi untuk memperebutkan konsumen dalam hal ini adalah anggota. Dalam kondisi ini seharusnya koperasi dapat menunjukkan keunggulannya bahwa koperasi memiliki anggota yang menjadi ‘Captive Market’; dengan demikian seharusnya terbangun hubungan bisnis yang mengarah pada contractual business koperasi dengan anggotanya. Pencegahan praktik perkoperasian yang menyalahi ketentuan dan jati diri koperasi dilakukan melalui
peningkatan pemahaman Pengurus Koperasi yang baru dibentuk tentang penerapan manajemen koperasi pada layanan usaha yang sesuai dengan kebutuhan anggota dan dapat memberikan manfaat terbesar bagi anggotanya.
References
Azhar, Shofwan and Nurwati, Ucu. 2021. Komitmen Anggota dan Layanan Prima Kunci Keberhasilan Koperasi. In: Koperasi: Filsafat, Hukum, Strategi, dan Kinerja. IKOPIN, pp. 109-114.
Indriani, Yuanita. 2021. Strategi Menciptakan Keunggulan Koperasi. 25-36. Bandung: Repository Ikopin University.
Indriani, Yuanita. 2023. Strategi Transformasi Koperasi Menjadi Koperasi Modern yang Bermanfaat Bagi Anggotanya. 39-48. Bandung: Repository Ikopin University.
Irawan, D. (2023). Pelatihan Kepatuhan Koperasi Terhadap Penyelenggaraan Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (Bagi Pengurus dan Pengawas Koperasi di Provinsi Jawa Barat Dengan Klasifikasi Koperasi Simpan Pinjam dan Koperasi yang Memiliki Unit Usaha Simpan Pinjam). Jurnal Ilmiah Abdimas, 253-259.
JEMSI: Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, 588-58. doi:10.31933/jemsi.v3i6
Purnamawati, A. (2021). Komunikasi Organisasi Internal Dan Eksternal Dalam Peningkatan Kinerja Koperasi. Repository Ikopin University Press, 127- 136. Retrieved from: https://journal.ikopin.ac.id/index.php/ecoiqtishodi/article/download/3118/2592/14433
Mulyana, I., & ARR, T. (2023). Peran Manajemen Koperasi dalam Mewujudkan Modernisasi Koperasi. Ikopin Press, 1-14. Bandung: Repository Ikopin University. 124
Riinawati. (2019). Pengantar Teori Manajemen Komunikasi dan Organisasi. Yogyakarta: PT. Pustaka Baru Press.
Ropke, J. (2003). Ekonomi Koperasi Teori dan Manajemen. Jakarta: Salemba Empat.
Syahputra, R. D., & Aslami, N. (2023). Prinsip-Prinsip Utama Manajemen George R. Terry. Manajemen Kreatif Jurnal (MAKREJU), 51-61. doi:10.55606/makreju.v1i3.1615
Yuanita Indriani dan Widianti Agustin. (2024). Manajemen Komunikasi Pengurus dengan Anggota dalam Upaya Meningkatkan Partisipasi Anggota Koperasi sebagai Pemilik. Bandung: Repository Ikopin University.




